Jenis-jenis Program Bimbingan dan Konseling (BK) dalam Kurikulum 2013

Info Kuipper School.
Program BK (bimbingan dan konseling) didefinisikan  sebagai seperangkat kegiatan BK yang disusun secara terencana, terorganisasi, terkoordinasi selama selang waktu tertentu dan dilakukan secara berkaitan untuk mencapai tujuan. 

Untuk dapat menyusun suatu program bimbingan dan konseling dengan baik memerlukan langkah-langkah yang bersifat menyeluruh dan terintegral. Langkah-langkah dalam menyusun suatu perencanaan menurut Harold J. Burbach & Larry E. Decker (1977:198) adalah sebagai berikut : 
  1. Menentukan tujuan yang akan dicapai secara umum
  2. Menganalisis tentang sumber-sumber daya dan kendala yaitu yang berhubungan dengan personil, biaya, sikap, peraturan-peraturan, waktu dan fasilitas. 
  3. Menganalisis tentang kebutuhan-kebutuhan
  4. Menentukan beberapa tujuan yang lebih spesifik dan tertarget.
  5. Menentukan target prioritas.
  6. Menentukan strategi dan kegiatan yang berkaitan dengan tujuan-tujuan yang spesifik.
  7. Mengadakan evaluasi terhadap perencanaan yang telah disusun, meliputi (a) untuk melihat sejauh mana tujuan-tujuan yang telah dicapai, dan (b) untuk melihat sejauh mana kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan itu dilaksanakan. 
  8. Mengadakan beberapa perubahan jika diperlukan untuk perbaikan program yang telah disusun
Secara ringkas penyusunan program bimbingan dan konseling beberapa aspek yang seharusnya mendapatkan penekanan, yaitu (a) tujuan, (b) kebutuhan-kebutuhan siswa, (c) materi dan kegiatan layanan yang diberikan, (d) kegiatan evaluasi, (d) sumber daya manusia, dan (e) sarana dan prasarana.

Jenis Program Bimbingan dan Konseling dalam Kurikulum 2013

Program bimbingan dan konseling yang perlu dibuat Guru BK/Konselor guna merencanakan kegiatan bimbingan antara lain :
  1. Program Tahunan, yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu tahun tertentu dalam satu jenjang sekolah. 
  2. Program Semester, yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu semester tertentu dalam satu tahun ajaran. 
  3. Program Bulanan, yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu bulan tertentu dalam satu cawu.
  4. Program Mingguan, yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu minggu tertentu dalam satu bulan.
  5. Program Harian, yaitu program yang langsung diadakan pada hari- hari tertentu dalam satu minggu. 
Kelima jenis program tersebut satu sama lain saling terkait. Program tahunan didalamnya terdapat program semester, program semester didalamnya terdapat program bulanan, program bulanan didalamnya terdapat program mingguan, dan program mingguan didalamnya berisi kegiatan yang akan dilaksanakan pada tiap-tiap minggu, sedangkan program harian berisi agenda kegiatan yang akan dilakukan dalam rentang satu minggu. 

Program harian ini disusun pada setiap minggu sebelum minggu tersebut berlangsung. Program harian dalam setiap minggunya minimal berisi 12 kegiatan layanan atau pendukung. Perhitungan jumlah kegiatan dalam satu kegiatan ini didasarkan pada kesetaraan beban mengajar yang diwajibkan pada guru kelas/mata pelajaran, dimana satu kegiatan layanan/pendukung bimbingan dan konseling diekuivalenkan dengan 2 (dua) jam pembelajaran.

Informasi Terbaru

Back To Top