Guru Telanjangi Muridnya di Depan Kelas Gara-gara Tak Bikin PR

Info Kuipper School - Setelah di OKU Sumatra selatan, kini terjadi di Sitibondo guru SDN 1 Jangkar menghukum 2 siswi dan 6 siswa dengan cara menelanjanginya di depan kelas. Kejadian ini adalah kasus pelecehan anak, harus diambil tindakan hukum.

Delapan siswa SDN 1 Jangkar, Kabupaten Situbondo, telah diperlakukan dengan tidak etis oleh gurunya sekolahnya. Para siswa tersebut, masing-masing diberi hukuman bertelanjang di hadapan teman-teman sekelasnya.

Delapan siswa mendapat sanksi yang memalukan dari gurunya tersebut, lantaran tidak mengerjakan pekerjaaan rumah (PR) yang diberikan guru. Mereka yang mendapatkan hukuman itu, mereka masing-masing berinisial RN, NT, NV, AL, FS, ES, FQ dan AV, seluruhnya adalah siswa kelas 5 SDN 1 Jangkar.

Peristiwa itu terungkap, setelah salah satu murid yang mengadukan kepada kakaknya.

"Sepulang sekolah adik saya menangis dan saat ditanya adik saya mengaku kalau ditelanjangi gurunya," ujar Sri Wardatul Jamil, kepada sejumlah wartawan saat mendatangi rumahnya.

Akibat peristiwa itu, adiknya kemudian tidak mau masuk sekolah karena dia merasa malu kepada teman sekelasnya.

"Yang ditelanjangi ada delapan, ceweknya dua, cowoknya enam. berarti semuannya delapan," terang Warda.

Mendengar berita tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Hasanah Tohir langsung mengatakan, hukuman menelanjangi siswanya yang dilakukan oknum guru sudah tidak manusiawi dan mengarah pada kekerasan mental siswanya. Rencananya Dia akan memanggil guru, kepala sekolah serta kepala Dinas Pendidikan Situbondo.

Dijelaskan oleh dia, di dunia pendidikan tidak mengenal istilah sanksi atau hukuman bagi siswanya yang melanggar.

"Jika melanggar siswa itu dibimbing dan diberi pembinaan. Bukan seperti itu," ujarnya.

Sementara itu, Samini guru kelas 5 SDN I Jangkar mengaku khilaf dan meminta maaf kepada guru dan para wali muridnya. Sumber: tribunnews.com
Tag: #Berita

Informasi Terbaru

Back To Top