Tata Cara Pengajuan Bantuan Langsung Pemasaran Tamatan SMK (Job Matching) 2015

Info Kuipper School.
Pendidikan Menengah Kejuruan adalah jenjang pendidikan yang secara khusus menyediakan tenaga kerja terampil atau memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri atau memiliki jiwa entrepreneur yang dapat bermitra dengan dunia usaha oleh sebab itu lulusan SMK secara garis besar memiliki dunia opsi yaitu memasuki dunia kerja atau berwirausaha, kedua opsi ini langsung bersinggungan dengan dunia usaha.
Baca juga: Bantuan Sosial Pengembangan Teaching Factory SMK 2015
Tingginya angka lulusan Pendidikan Menengah Atas Baik SMA maupun SMK yang masih menganggur yaitu mencapai angka 10,34% untuk SMA dan 9,51 untuk SMK dari total pengangguran di Indonesia sesuai dengan hasil Laporan Survey BPS pada Bulan Mei Tahun 2012.

Permasalahan yang terjadi atas rendahnya daya serap dunia industri terhadap lulusan pendidikan menengah atas terutama SMK salah satunya disebabkan oleh kurang pahamnya dunia usaha atau dunia industri atau fungsi SMK sebagai penyedia tenaga terampil dan proses pendidikan di SMK disamping faktor lainnya seperti tingginya persaingan antar lulusan SMA dan SMK serta tenaga terampil dari luar negeri.

Untuk meningkatkan daya serap dunia usaha terhadap lulusan SMK maka halangan-halangan tersebut di atas harus diantisipasi melalui berbagai program dalam hal ini seluruh stakeholder harus bekerja sama secara sinergis.

Pemerintah melalui Ditjen Pembinaan SMK memberikan bantuan dengan nama Bantuan Pemasaran Tamatan SMK (Job Matching yang sasaran utamanya untuk meningkat porsentase daya serap lulusan SMK oleh dunia usaha, atau secara detil tujuan program ini antara lain:

  1. Meningkatkan daya serap lulusan SMK memasuki lapangan kerja
  2. Mempertemukan lulusan SMK dengan dunia usaha/industri yang memerlukan tenaga kerja tingkat menengah;
  3. Memberi peluang saling berinteraksi antara tamatan SMK untuk menawarkan kompetensi yang dimiliki kepada dunia usaha/industri yang memerlukan tenaga kerja; 
  4. Meningkatkan hubungan kerjasama SMK dengan dunia usaha/industri;
  5. Meningkatkan wawasan Tamatan SMK tentang peluang-peluang kerja di dunia usaha/ industri;
Bantuan ini akan sangat membantu terutama bagi para alumni/tamatan SMK dalam memasuki Dunia Usaha/Dunia Industri, selain itu bagi sekolah akan meningkat citra sekolah karena semakin banyak alumni yang langsung diserap oleh dunia kerja maka kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMK akan semakin tinggi dan pada akhirnya tujuan Pemrintah pun akan tercapai yaitu Program Pendiidikan Menengah Universal (PMU).

Bantuan ini diberikan kepada SMK yang memenuhi persyaratan sebagai mana diatur dalam Petunjuk Teknis Bantuan Langsung Pemasaran Tamatan (Job Matching) 2015. semoga informasi ini dapat bermanfaat. 
Download Juknis Bantuan Job Matching SMK 2015

Informasi Terbaru

Back To Top