Pedoman Pelaksanaan Program Pembelajaran PAUD Holistik Integratif Tahun 2015

Info Kuipper School.
Anak usia 4 – 6 tahun merupakan bagian anak usia dini yang berada pada rentangan usia lahir sampai 6 tahun. Pada usia ini secara terminologi disebut sebagai anak usia prasekolah.

Perkembangan kecerdasan pada masa ini mengalami peningkatan dari 50 % menjadi 80 %. Selain itu berdasarkan hasil penelitian / kajian yang dilakukan oleh Pusat Kurikulum dan Balitbang menunjukkan bahwa hampir pada seluruh aspek perkembangan anak yang masuk TK mempunyai kemampuan lebih tinggi dari pada anak yang tidak masuk TK.

Adanya perbedaan yang besar antara pola pendidikan di sekolah dan di rumah menyebabkan anak yang tidak masuk pendidikan taman kanak-kanak mengalami kejutan sekolah dan mereka mogok sekolah atau tidak mampu menyesuaikan diri sehingga tidak bisa berkembang secara optimal. Hal ini menunjukkan pentingnya upaya pengembangan seluruh potensi anak usia dini secara holistik dan integratif.

Pengembangan Pembelajaran (Kurikulum) dan Perangkat Bahan Ajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, didasarkan pada prinsip prinsip yang terdiri dari: Pelayanan yang holistik, Pelayanan yang berkesinambungan, Pelayanan yang tidak diskriminatif, Perluasan distribusi layanan antar kelompok masyarakat, Mengembangkan program penguatan PAUD berbasis keluarga/ keorangtuaan (parenting education), Partisipasi masyarakat, Berbasis budaya lokal yang konstruktif/bersifat membangun dan berorientasi pada Kebutuhan Anak, Belajar melalui bermain dengan menggunakan media edukatif dan sumber belajar yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
Baca juga : Kerangka Dasar dan Struktur Program Pembelajaran PAUD Holistik Integratif tahun 2015
Prinsip Pelaksanaan 
  1. Dalam pelaksanaan program pembelajaran Holistik Integratif harus memperhatikan prinsif pelaksanaan dan diantaranya adalah sebagai berikut:
  2. Menciptakan suasana yang aman, nyaman, bersih dan menarik
  3. Pembelajaran berpusat pada anak dan dilaksanakan secara interaktif. Inspiratif, menyenangkan, menantang dan mendorong kreativitas serta kemandirian
  4. Sesuai dengan tahap pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anak serta kebutuhan dan kepentingan terbaik anak;
  5. Memperhatikan perbedaan bakat, minat dan kemampuan masing-masing anak;
  6. Mengintegrasikan kebutuhan anak terhadap kesehatan, gizi, stimulasi psikososial, dan memperhatikan latar belakang ekonomi, social dan budaya anak 
  7. Pembelajaran dilaksanakan melalui bermain, pemilihan metode dan alat bermain yang tepat dan bervariasi, serta memanfaatkan berbagai sumber belajar yang ada di lingkungan 
  8. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara bertahap, berkesinambungan dan bersifat pembiasaan 
  9. Pemilihan teknik dan alat penilaian sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan
  10. Kegiatan yang diberikan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak.
Penataan Lingkungan dan Alat Permainan ;
  1. Penataan lingkungan bermain di dalam dan di luar kelas
  2. Pengaturan ruangan dan alat bermain yang mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran. 
Pengorganisasian Kegiatan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengorganisasian kegiatan meliputi : 
  1. Kegiatan dilaksanakan didalam ruang / kelas dan di luar ruang / kelas
  2. Kegiatan dilaksanakan dalam suasana yang menyenangkan 
  3. Pengelolaan kegiatan pembelajaran pada usia 4 - ♀6⑾tahun dilakukan secara individu, kelompok kecil dan kelompok besar meliputi tiga kegiatan pokok, yaitu pembukaan, inti dan penutup.
  • Pembukaan merupakan kegiatan awal dalam pembelajaran yang ditujukan untuk menfokuskan perhatian, membangkitkan motivasi sehingga peserta didik siap untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Pembukaan berupa kegiatan regular rutinitas yang dilakukan melalui kegiatan percakapan awal sebagai transisi sebelum kegiatan inti dimulai
  • Inti, merupakan proses untuk mencapai indicator yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang dan partisipatif, kegiatan inti dilakukan melalui proses eksplorasi, eksperimen, elaborasi dan konfirmasi. 
  • Kegiatan penutup adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran. Bentuk kegiatannya berupa menyimpulkan, umpan balik dan tindak lanjut.
Baca juga : Pedoman Penyusunan Program Pembelajaran PAUD Holistik Integratif Tahun 2015

Informasi Terbaru

Back To Top