Kerangka Dasar dan Struktur Program Pembelajaran PAUD Holistik Integratif tahun 2015

Peran pendidik (orang tua,guru dan orang dewasa lain ) sangat diperlukan dalam upaya pengembangan potensi anak 4-6 tahun. Upaya pengembangan tersebut dilakukan melalui kegiatan belajar melalui bermain. 

Dengan bermain anak-anak memiliki kesempatan untuk bereksplorasi, menemukan, mengekspresikan perasaan, berkreasi, belajar secara menyenangkan. maka kurikulum yang dikembangkan disusun berdasarkan karakteristik anak dan dalam rangka mengembangkan seluruh potensi, sehingga kurikulum yang disusun di TK haruslah Kurikulum Taman Kanak-kanak Holistik Integratif.
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. 

Kurikulum TK adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujaun, bidang pengembangan, dan penilaian serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

Kerangka dasar
Berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, program pembelajaran TK, dan bentuk lain yang sederajat dilaksanakan dalam konteks bermain yang dapat dikelompokan menjadi ; 
  1. Bermain dalam rangka pembelajran agaram dan akhlak mulia;
  2. Bermain dalam rangka pembelajran social dan kepribadian;
  3. Bermain dalam rangka pembelajaran orientasi dan pengenalan pengetahuan dan teknologi;
  4. Bermain dalam rangka pembelajran estetika; dan
  5. Bermain dalam rangka pembelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan Cakupan setiap 
Kelompok Program pembelajran TK diantaranya meliputi : 
  1. Kelompok Program Pembelajaran Agama dan Akhlak Mulia Mencakup Program pembelajaran agama dan akhlak mulia pada TK, atau bentuk lain yang sederajat dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual peserta didik melalui contoh pengalaman dari pendidik agar menjadi kebiasaan sehari-hari, baik didalam maupun di luar sekolah sehingga menjadi bagian dari budaya sekolah 
  2. Sosial dan Kepribadian Mencakup Program pembelajaran sosial dan kepribadian pada TK, atau bentuk lain yang sederajat dimaksudkan untuk pembentukan kesadaran dan wawasan peserta didik atas hak dan kewajiban nya sebagai warga masyarakat dan dalam interaksi social serta pemahaman terhadap diri dan peningkatan kualitas diri sebagai manusia sehingga memiliki rasa percaya diri. 
  3. Pengetahuan Dan Teknologi mencakup Program pembelajaran orientasi dan pengenalan pengetahuan dan teknologi pada TK, atau bentuk lain yang sederajat dimaksudkan untuk memperisapkan peserta didik secara akademik memasuki SD, atau bentuk lain yang sederajat dengan menekankan pada penyiapan kemampuan berkomunikasi dan berlogika melalui berbicara, mendengarkan, pramembaca, pramenulis dan praberhitung yang harus dilaksanakan secara hati-hati, tidak memaksa dan menyenangkansehingga anak menyukai belajar 
  4. Estetika Program pembelajran estetika pada TK, atau bentuk lain yang sederajat dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan diri dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni yang terwujud dalam tingkah laku keseharian 
  5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Program pembel ajaran jasmani , olahraga dan kesehatan pada TK, atau bentuk lain yang sederajatdimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik danmenanamkan sportivitas serta kesadaran hidup sehatdan bersih. 
Struktur Program Pembelajaran
Struktur program pembelajaran di TK mencakup bidang pengembangan pembentukan perilaku dan pengembangan kemampuan dasar dilaksanakan melalui kegiatan bermain, bertahap, berkesinambungan dan bersifat pembiasaan.
*) Catatan :
  • Jumlah pertemuan dalam satu minggu = 90 menit setara dengan 30 jam kali pertemuan @ 30 menit. Jika menggunakan 5 hari belajar dalam satu minggu, setiap hari digunakan 180 menit, jika 6 hari belajar dalam satu minggu berarti setiap hari digunakan 150 menit
  • Bidang pengembangan seni tidak tercantum dalam Standar PAUD, namun Seni berperan sebagai wahana pembelajaran berbagai bidang pengembangan di TK. 
Tingkat Pencapaian Perkembangan 

Lingkup Perkembangan

Motorik halus

Ksehatan fisik

Konsep bentuk warna

sosial emosional

Isi Program
Isi progam pembelajaran TK dipadukan dalam program pembelajaran yang mencakup :
  1. Bindang Pembentukan Perilaku Bidang pembentukan perilaku merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak, sehingga menjadi kebiasaan yang baik. Bidang Pengembangan ini meliputi lingkup perkembangan nilai-nilai agama dan moral, serta pengembangan social, emosional Dari aspek perkembangan nilai-nilai agama dan moral diharapkan akan meningkatkan ketaqwaan anak terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan membina sikap anak dalam meletakkan dasar agar anak menjadi warga Negara yang baik Aspek perkembangan social, emosional dimaksudkan sebagai wahana untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat berinteraksi dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik, serta dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup. 
  2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar Bidang pengembangan kemampuan dasar merupakan kegiatan yang  dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar tersebut meliputi lingkup perkembangan : 
  • Fisik Pengembangan fisik bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan  kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan terampil 
  • Kognitif Pengembangan kognitif bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir  anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan bermacam-macam alternative pemecahan masalah, membantu anak untuk mengembangkan kemampuan logika matematis dan pengetahuan akan ruang dan waktu, serta mempunyai kemampuan untuk memilah-milah, mengelompokkan, serta mempersiapkan kemampuan berpikir secara teliti. 
  • Berbahasa Pengembangan berbagasa bertujuan agar mampu mengunkapkan pikiran  melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. 
  • Pembelajaran melalui seni bertujuan agar anak dapat dan mampumenciptakan sesuatu berdasarkan hasil imajinasinya, mengembangkan kepekaannya dan dapat menghargai atau mengekspresikan karya orang lain secara kreatif  Pengembangan berbagai bidang pengembangan melalui seni dapat melatih daya imajinasi, kreasi, apresiasi serta mengembangkan untuk kepribadian dan kehalusan budi Program kegiatan pembelajaran TK merupakan satu kesatuan yang utuh dikembangkan melaui tema. 
Lama Program Pendidikan
Peserta didik TK adalah anak usia 4 sampai 6 tahun. Lama pendidikan di TK 1 tahun atau 2 tahun sesuai dengan usia anak. TK yang memiliki program 1 tahun dapat menyelenggarakan kelompok A atau kelompok B. jika memilih program 2 tahun, maka TK tersebut menyelenggarakan kelompok A dan kelompok B yang lamanya masing-masing 1 tahun. 

Waktu Belajar
Program pendidikan dan pembelajaran di TK menggunakan waktu belajar satu tahun dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian. Perencanaan program pembelajaran di TK adalah perencanaan mingguan efektif dalam satu tahun pelajaran (2 semester) adalah 34 minggu, dengan jam belajar efektif adalah satu kali pertemuan selama 150 – 180 menit. Enam atau lima hari per minggu, dengan jumlah pertemuan sebanyak 90 menit (30 jam @ 30 menit). 

Pendekatan Pembelajaran
Pembelajaran di TK dilakukan secara aktif dialogis dan kritis, melalui pendekatan tematik dan terintegrasi, serta mengacu pada karakteristik program pembelajaran TK. 

Rombongan Belajar
Jumlah masksimal peserta didik setiap rombongan belajar sebanyak 20 peserta didik dengan satu orang guru TK atau guru pendamping. Kelompok A untuk anak usia 4-5 tahun dan kelompok B untuk anak usia 5 – 6 tahun. 

Kalender Pendidikan
Kegiatan pembelajaran peserta didik dimulai minggu ketiga bulan Juli, minggu efektif pembelajaran 34 minggu yang dipergunakan untuk kegiatan hari-hari pertama masuk sekolah, waktu pembelajaran efektif, pembelajaran anak seutuhnya. Sis minggu dalam satu tahun ajaran dipergunakan untuk hari libur nasional, libur keagamaan, libur semester, dll. 

Informasi Terbaru

Back To Top